Memahami Resiko Usaha dan Cara Mengatasinya

Memahami Resiko Usaha dan Cara Mengatasinya

Tidak ada usaha yang bisa dijalankan tanpa resiko tertentu, kemungkinan untuk gagal, tidak berhasil, bahkan sampai merugi pasti tetap akan mengiringi orang yang membuka atau menjalankan usaha tertentu. Untuk menanggulangi resiko usaha ini, diperlukan strategi.

Khususnya strategi bisnis yang matang dan sudah dipikirkan dengan baik. Dengan strategi dan persiap yang baik, matang, dan juga terencana. Resiko menjalankan usaha mungkin tidak bisa dihindari sepenuhnya. Namun, dapatnya bisa diminimalisir oleh pihak pengusaha.

Untuk dapat membuat rencana dan persiapan dalam menghadapi resiko menjalankan sebuah usaha ini. Maka, para pengusaha harus memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan resiko usaha itu sendiri baru membahas bagaimana cara untuk mengatasinya.

Mengenal Pengertian Resiko Usaha

Secara luas, resiko usaha adalah sebuah tindakan yang memiliki kemungkinan untuk menghasilkan kerugian tertentu. Kerugian atau kegagalan ini bisa muncul secara tidak terduga dan tentunya tidak diharapkan terjadi.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan kegagalan dan kerugian dalam usaha terjadi. Mulai dari faktor individu, sistem, sampai manajemen dalam perusahaan sendiri. Mungkin saja, kegagalan usaha terjadi karena sistem manajemen yang diterapkan perusahaan kurang baik.

Selain itu, mungkin saja tenaga kerja atau karyawan yang dipekerjakan memang kurang kompeten atau ada faktor kekurangan sumber daya. Ada 3 hal mendasar yang dapat mempengaruhi adanya resiko dalam menjalankan usaha.

Pertama, adalah ketidakpastian iklim ekonomi yang pastinya berubah-ubah mengikuti minat konsumen dan produsen. Ketidakpastian oleh keadaan alam, kemudian yang ketiga adalah ketidakpastian manusia dalam pelaku kegiatan usaha dan ekonomi tersebut.

Jenis dari Resiko Usaha yang Mungkin saja Terjadi

Setelah memahami pengertian resiko usaha dan kemungkinan kegagalan apa yang terjadi. Berikutnya, akan dibahas mengenai jenis resiko usaha itu sendiri. Benar sekali, resiko usaha ternyata memiliki banyak jenis dan macam jika ditinjau dari beberapa aspek.

Jika dilihat dari sisi kerugian yang mungkin terjadi. Maka ada dua jenis dari resiko usaha yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Resiko Murni atau Pure Risk

Sesuai dengan namanya, resiko ini disebabkan oleh sebab murni. Misalnya saja, bencana alam, kecelakaan kebakaran pada tempat kerja, atau misalnya ada kerusakan tertentu pada tempat kerja.

Resiko ini secara spesifik menyebabkan seseorang kehilangan aset. Secara luas, jika resiko ini terjadi maka akan timbul kerugian. Namun, walaupun faktor dari resiko ini tidak terjadi maka belum tentu akan menghasilkan keuntungan.

2. Resiko Spekulatif atau Speculative Risk

Resiko ini akan menimbulkan kerugian jika terjadi. Namun, jika tidak terjadi ada kemungkinan besar untuk menghasilkan keuntungan tertentu. Seperti namanya, resiko ini terjadi karena ada kondisi yang menyebabkan spekulasi tertentu.

Contoh yang paling mudah adalah pada pasar saham, di mana bidang ini sangat bergantung pada spekulasi pasar. Karena itu, keputusan bisa mempengaruhi untung atau rugi. Jika keputusan yang dibuat kurang tepat bisa menghasilkan kerugian begitu juga sebaliknya.

Cara Mengatasi Resiko Usaha

Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebenarnya resiko usaha bukanlah hal yang benar-benar bisa dihindari. Namun, dengan perencanaan tertentu, pengusaha dapat menghindarinya. Setidaknya dapat meminimalisir dampak dari resiko ini, berikut penjelasannya.

ย 1. Buat Rencana Bisnis Secara Tertulis

Percuma jika rencana bisnis dibuat namun hanya diangan-angkan saja. Sangat penting untuk menuliskan rencana bisnis secara lengkap. Dengan begitu, akan mudah bagi perusahaan untuk memplot langkah menghadapi resiko bisnis.

Tuliskan rencana bisnis dengan berbagai skenario yang ada juga sudut pandang. Dalam merancang rencana bisnis ini perlu dipertimbangkan aspek keuangan, operasional, dan pemasaran.

2. Ikuti Rencana yang Sudah Ada Sesuai dengan Tahapan

Tidak hanya dituliskan saja, sebuah rencana bisnis juga perlu dijalankan. Jika memang para pengusaha sudah memiliki rencana bisnis yang matang. Maka, selanjutnya tinggal menjalankan rencana yang sudah dibuat sesuai dengan situasi yang dihadapi.

Jangan sampai keluar dari planning yang sudah dibuat sebelumnya. Jika situasi dan kondisi yang dihadapi tidak sesuai dengan perkiraan. Maka, bisa dilakukan penyesuaian rencana pada rencana bisnis yang sudah dibuat.

3. Lakukan Pembukuan Secara Rutin

Pembukuan adalah aspek yang sangat penting dalam menjalankan sebuah usaha. Bukan hanya agar alur dan keuangan perusahaan dapat terekam dengan baik saja. Membuat pembukan juga bisa menjadi langkah meminalisir resiko usaha.

Dengan adanya pembukuan yang jelas, para pengguna mengetahui keuntungan dan kerugian dari sebuah bisnis. Informasi ini bisa menjadi aspek penting untuk mengambil keputusan. Baik untuk pengembangan usaha atau penanganan resiko bisnis.

4. Buat Rencana Manajemen Resiko

Rencana Manajemen Resiko merupakan rencana yang dibuat secara khusus untuk mengelolah bagai manajerial dalam menghadapi situasi yang berkaitan dengan resiko usaha. Dalam rencana ini, harus dicantumkan langkah untuk mengatasi jika suatu resiko terjadi.

Rencana manajemen resiko ini sangat penting disiapkan dan diperkirakan sebelumnya. Dengan begitu, setiap karyawan dan pekerja di perusahaan mengetahui tugas dan perannya dalam mengatasi kondisi yang beresiko.

Itulah pembahasan mengenai resiko usaha, mulai dari pengertiannya, jenis sampai cara untuk mengatasinya. Resiko memang selalu menghantui pengusaha dan bisnis yang dijalankan. Namun, bukan berarti hal tersebut merupakan hal yang tidak bisa diatasi.


Leave a Reply

Your email address will not be published.